oRDiNaRyHomEBaSe

Just Welcome, Just Enjoy, n give your comment

Airbus A380 | Save the Earth

Alat transportasi makin hari makin bertambah cepat. Hal ini terjadi dikarenakan tuntutan konsumen yang tentunya menginginkan perjalanan dalam waktu singkat. Sedangkan produsen dan pemilik maskapai rata-rata menginginkan pesawat yang besar sehingga mampu mengangkut penumpang dalam jumlah banyak dalam sekali penerbangan. Polusi yang ditimbulkan oleh pesawat yang besar dan cepat ini sekarang dalam tingkat yang mengkhawatirkan.

airbussaveearth

Airbus, produsen pesawat dari Prancis ini memperkenalkan pesawat yang ramah lingkungan. Pesawat yang dinamai Airbus A380 ini diklaim, seperti yang dituliskan perusahaan dalam website resmi Airbus, memiliki mesin dan komposisi produksi yang ramah lingkungan. Serial iklan A380 ada empat versi sesuai headline-nya, yaitu Greener, Cleaner, Smarter, dan Quieter. Tampilannya hampir sama, gambar sebuah siluet pesawat Airbus A380, sementara isi siluetnya berbeda-beda sesuai dengan tema headline. Versi Greener antara lain dinyatakan bahwa Airbus merupakan satu-satunya manufaktur pesawat yang mampu memenuhi secara ketat standar manajemen lingkungan ISO 14001, baik pada proses di pabriknya maupun pada produknya. Versi Cleaner menyatakan tiap penumpang Airbus A380 menghasilkan CO2 yang lebih sedikit ketimbang penumpang mobil keluarga. Bahan bakar yang dikonsumsi tiap penumpang Airbus A380 ini juga lebih sedikit dibanding penumpang mobil keluarga tadi, hanya sekitar 2,9 liter per penumpang tiap 100 kilometer. Versi Smarter menyebutkan bahwa Airbus A380 ini memerlukan landasan untuk take-off dan landing lebih pendek daripada pesawat sejenis sehingga mampu mengurangi pemakaian lahan. dan yang terakhir adalah versi Quieter. Airbus A380 ini mampu mengurangi noise sampai ke level yang paling rendah, sehingga mampu membuat suasana senyap baik di dalam maupun di luar pesawat.

Filed under: ! Newsflash, Teknologi ,

Suramadu | what next?

suramadu

Pembangunan jembatan Suramadu menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi bangsa ini. Lamanya waktu pembuatan dan besarnya biasa yang dikeluarkan telah sedikit banyak membebani kita semua. Entah itu beban bagi pemerintah maupun dampak tidak langsung dari pembangunan. Seperti terganggunya masyarakat sekitar atau transportasi antara Jawa dan Madura. Dengan adanya dan telah berdirinya jembatan ini terhapuslah rasa-rasa tersebut. Rasa bangga yang selanjutnya memenuhi dada kita.

Di tengah banyaknya kecelakaan transportasi yang melanda negeri ini, khususnya kecelakaan laut dan udara, adanya jembatan penghubung dua pulau ini sedikit banyak memberikan kelegaan bagi mereka yang ingin bepergian. Masyarakat yang ingin bepergian dari Pulau Jawa ke Pulau Madura tidak perlu lagi menggunakan jasa kapal fery yang sampai saat ini telah dengan setia melayani masyarakat.

Kapal feri yang beroperasi di selat Madura tersebut nantinya tentu dapat dialihkan ke daerah lain. Tambahan armada sangat diperlukan guna memperlancar arus transportasi. Seperti yang kita ketahui, hampir di semua pelabuhan, stasiun, terminal bus, dan bandara ketika datang hari raya atau libur panjang seperti libur natal dan tahun selalu dipenuhi dengan masyarakat yang bepergian. Dengan adanya Jembatan Suramadu satu masalah terselesaikan.

Untuk evaluasi mungkin terlalu cepat untuk menjustifikasi bahwa Jembatan Suramadu adalah pemecah masalah dari sekian banyak masalah yang dimiliki bangsa ini. Tapi kita harus yakin dengan itu semua. Kalau memang Jembatan Suramadu nantinya akan menghasilkan manfaat yang sangat besar, so tantangan bagi pemerintah adalah what next? Akankah kita membangun jembatan sejenis yang menghubungkan dua pulau? Kita tunggu saja.

Filed under: ! Newsflash, Teknologi, Wisata , ,

Wasabi Gumballs

Pernah makan permen rasa strawberry? itu mah biasa. Kalau permen rasa jeruk, melon? Itu juga biasa. Nah, kalau permen rasa sambal apakah teman-teman sudah pernah memakannya? Di Jepang ada permen rasa sambal atau rasa wasabi.

wasabiWasabi adalah sebutan sambal di negerinya para samurai tersebut. Memang aneh kedengarannya, tapi itulah kenyataannya. Entah karena semua rasa sudah pernah dihidangkan oleh para masterpiece Jepang di bidang makanan sehingga mereka meramu sebuah permen karet yang pedasnya minta ampun. Bagi anda yang pertama kali datang ke Jepang, tentunya harus berhati-hati dalam memilih makanan. Sebelumnya anda harus belajar istilah-istilah makanan kalau tidak mau mencicipi atau dikerjai oleh teman anda supaya anda memakan permen wasabi ini.

Filed under: ! Newsflash ,

Peta-peta Kuno | Cikal Bakal Peta Modern

Pemetaan merupakan dasar bagi hal-hal yang berhubungan dengan navigasi. Gambaran (yang menyerupai) sebagian dari permukaan bumi yang menggunakan kertas sebagai medianya. Gambaran tersebut sangatlah membantu bagi kita yang ingin melakukan perjalanan di darat maupun di laut. Antara lain diperlukan sebagai panduan supaya kita tidak salah melangkah, supaya tidak tersesat, mengetahui gambaran seperti lokasi atau medan yang akan kita lewati nanti, dan untuk peta yang semakin modern, kita bisa mengetahui posisi kita dengan tepat termasuk ketinggian, posisi kita pada perpotongan garis lintang dan bujur, dan informasi-informasi tentang medan di sekitar jalur kita.
Pada awalnya peta dibuat sangatlah sederhana. Gambaran dari permukaan bumi yang disajikan dalam peta sangatlah berbeda dengan yang kita kenal sekarang. Hal ini dikarenakan mereka tidaklah menggunakan acuan pencitraan satelit. Dasar yang digunakan antara lain hanyalah dari pengetahuan para pelaut yang mengelilingi pulau atau petualang yang mengelilingi pulau dengan mengikuti alur terluar pulau tersebut.

Perkembangan pengetahuan seperti penemuan pesawat terbang sangat berpengaruh pada perkembangan pembuatan peta. Peta yang paling modern saat ini adalah peta yang dibuat melalui penginderaan satelit. Dengan potret udara foto yang didapat hanya memiliki rentang luas tertentu saja akan permukaan bumi, tetapi dengan potret angkasa, citra yang didapat tentunya sangat luas dan mewakili semua permukaan bumi.

Peta Kuno

Peta Modern

Filed under: ! Newsflash, Pendidikan, Teknologi ,

Batik | antara matematika dan seni

Batik tidak hanya kaya akan filosofi. Batik juga kaya akan penghitungan matematika. Tampaknya nenek moyang kita telah meninggalkan jejak matematika fractal pada kain batik Indonesia.

Adalah M Lukman, Yuri Hariadi alumnus ITB, dan Nancy Margried alumnus Universitas Padjadjaran Bandung membentuk Pixel People Project untuk melakukan penelitian itu.

7

Apa itu fractal? Fractal adalah salah satu cabang ilmu matematika yang mempelajari teknik perulangan.

Batik fractal adalah proyek awal Pixel Project. Nancy mengungkapkan ide munculnya batik fractal saat ia bersama Yun dan Luki (Lukman) membicarakan objek yang unik untuk dijadikan desain. Luki yang menjadi desainer senang menggambar objek unik. la sering menggambar robot atau tokoh komik dengan teori matematika fractal. Pada suatu ketika Nancy meminta agar Luki menggambar objek yang lebih organis seperti tumbuhan. Luki melukiskan gambar organik, yang kemudian tampak seperti batik.

Yun yang ahli matematika sepakat untuk meneliti kemungkinan batik-batik di Indonesia memiliki unsur matematika. Dari situ, mereka mulai mengumpulkan beragam motif batik untuk dianalisis dari sudut pandang matematika. Sebanyak 300 motif batik dianalisis. Mereka juga berkonsultasi dengan Achmad Haldani yang terkenal sebagai ahli batik tradisional di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.

“Ternyata dari hasil penelitian itu setiap batik tradisional memiliki unsur matematika. Ketika diaplikasikan ke komputer dengan menggunakan rumusan matematika fractal, terdapat kesamaan,” kata Nancy kepada Media Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dengan rumus matematika fractal itulah batik-batik tradisional itu bisa dikembangkan dan dimodifikasi. Mereka kemudian menyebut batik hasil modifikasi itu sebagai motif batik fractal.

Sekitar 300 batik yang tersebar di Indonesia telah diteliti lalu didesain ulang lewat komputer dengan menggunakan peranti lunak open source khusus, yaitu J-Batik.

Hasil riset komprehensif yang dikembangkan lewat analisis fractal, menurut Luki, bisa menjadi pembuktian sahih bahwa akar batik memang berasal dari Indonesia. “Pembuktian itu benar bahwa batik bukan dari negara lain, tapi dari Indonesia. Dengan riset itu pula bisa membantu prediksi terhadap perkembangan motif batik Indonesia di masa depan,” jelas Luki.

Inovasi yang terbilang sebagai sebuah terobosan baru di Indonesia itu sangat menggembirakan. Apalagi desain pertama mereka bisa dipamerkan dalam ajang konferensi internasional seni generatif di Milan, Italia, akhir 2007 lalu.
“Dan kami satu-satunya yang menampilkan warisan tradisional dalam pameran itu. Responsnya pun sangat bagus,” imbuh Luki.

Apalagi saat ini desain-desain batik fractal mereka telah masuk ranah industri. Rumah Batik Komar di Bandung telah bekerja sama dengan Pixel dalam mengembangkan batik fractal itu. Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman pun menjadi salah satu pelanggan favorit batik fractal.

Nancy dan Luki menambahkan, setiap satu motif batik tradisional bisa didesain ulang dan dikembangkan menjadi ribuan motif baru. Namun, ada pula kendalanya di lapangan. “Tidak semua perusahaan alat batik bisa menciptakan alat batik yang cukup rumit. Jadi kalau motifnya mau dikembangkan lebih rumit lagi, takutnya malah tidak bisa dicetak,” kata Nancy yang menjadi kepala bisnis dalam perusahaan mereka.

Keterbatasan itu membuat Luki selaku pencipta desain akan menciptakan desain lebih sederhana.

(Media Indonesia, 7 Agustus 2008/Humasristek)

Filed under: Pendidikan, Teknologi, Wisata