
Barcelona meraih gelar ketiga Liga Champions seusai menaklukkan juara bertahan Manchester United, pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2009 yang lalu. Gelar ketiga dalam semusim ini sekaligus menempatkan Barcelona sebagai tim pertama dari Spanyol yang menjadi treble winner. Kemenangan 2-0 Barcelona atas MU itu ditentukan setelah melakoni laga yang fantastis dan permainan indah para gladiator Spanyol yang dikomandoi oleh Charles Puyol. Gol-gol kemenangan dari Samuel Eto’o dan Lionel Messi menjadikan Barcelona menjadi jawara Eropa.
Jalannya pertandingan begitu didominasi oleh Barcelona. Dengan permainan taktis dari kaki ke kaki, Lionel Messi berhasil mendikte permainan Manchester United sehingga permainan Laskar Manchester ini terlihat begitu monoton dan tidak berkembang. Meskipun secara keseluruhan Manchester juga banyak mendapat peluang. Di awal pertandingan,”Setan Merah” memiliki kesempatan mencetak gol lebih dulu, tetapi tendangan Cristiano Ronaldo dkk selalu terbentur oleh pertahanan ketat Barca dan ketangguhan kiper Victor Valdes.
Kemenangan Barcelona ini merupakan prestasi fenomenal bagi pelatih klub tersebut, Pep Guardiola, yang baru satu musim di sana. Dengan prestasi yang fantastik ini menjadikannya sebagai salah satu pelatih muda sukses yang ada di dunia persepakbolaan setelah Frank Rijkard dan Jose Mourinho. Selain piala Champions, Barcelona sebelumnya sudah memastikan menjadi juara La Liga dan Piala Copa del Ray.
Guardiola yang memulai karirnya sebagai anak gawang di Nou Camp, sekarang juga mencatat sejarah dengan menjadi mereka yang menjadi juara Liga Champions, sebagai pemain maupun sebagai pelatih.
The Flying Messi

Kemenangan Barcelona tak dapat disangkal karena gol kedua yang lahir dari kepala Lionel Messi. Dengan terjadinya gol tersebut, semangat Setan Merah terlihat meredup. Asa yang mereka rangkai terlihat sia-sia.
Untuk seorang pemain sepakbola profesional bukan hal yang aneh jika mereka ahli dalam memainkan si kulit bundar dengan semua bagian tubuh mereka. Mungkin ini juga berlaku untuk Messi. Dengan tubuh yang cukup pendek untuk ukuran striker, Messi menunjukkan kelasnya dengan terbang menyundul bola hasil sodoran Xavi Hernandez. Banyak pengamat yang mengatakan bahwa sundulan yang dilakukan Messi terlihat memaksa. Tapi apapun yang dikatakan, kenyataannya adalah Messi berhasil menggapai bola dan menyarangkannya pada gawang.
Susunan pemain
Barcelona: 1-Victor Valdes; 5-Carles Puyol, 24-Yaya Toure, 3-Gerard Pique, 16-Silvinho; 28-Sergio Busquets, 6-Xavi, 8-Andres Iniesta (27-Pedro Rodriguez 90); 10-Lional Messi, 9-Samuel Eto’o, 14-Thierry Henry (15-Seydou Keita 71).
Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 22-John O’Shea, 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 13-Park Ji-sung (9-Dimitar Berbatov 65, 16-Michael Carrick, 8-Anderson (32-Carlos Tevez 46), 11-Ryan Giggs (18-Paul Scholes 75); 7-Cristiano Ronaldo, 10-Wayne Rooney.