oRDiNaRyHomEBaSe

Just Welcome, Just Enjoy, n give your comment

Dua Negro di Dalam LIft

Baru-baru ini di Atlantic City – AS, seorang wanita memenangkan sekeranjang koin dari mesin judi. Kemudian ia bermaksud makan malam bersama suaminya. Namun, sebelum itu ia hendak menurunkan sekeranjang koin tersebut di kamarnya. Maka ia pun menuju lift.

Waktu ia masuk lift sudah ada 2 orang hitam di dalamnya. Salah satunya sangat besar . . . Besaaaarrrr sekali. Wanita itu terpana. Ia berpikir, “Dua orang ini akan merampokku.” Tapi pikirnya lagi, “Jangan menuduh, mereka sepertinya baik dan ramah.”

Tapi rasa rasialnya lebih besar sehingga ketakutan mulai menjalarinya. Ia berdiri sambil memelototi kedua orang tersebut. Dia sangat ketakutan dan malu. Ia berharap keduanya tidak dapat membaca pikirannya, tapi Tuhan, mereka harus tahu yang saya pikirkan! Read the rest of this entry »

Filed under: Hiburan, Pendidikan , ,

Tukang Roti dan Petani

Seorang tukang roti di sebuah desa kecil membeli satu kilogram mentega dari seorang petani. Ia curiga bahwa mentega yang dibelinya tidak benar-benar seberat satu kilogram. Beberapa kali ia menimbang mentega itu, dan benar, berat mentega itu tidak penuh satu kilogram. Yakinlah ia, bahwa petani itu telah melakukan kecurangan. Ia melaporkan pada hakim, dan petani itu dimajukan ke sidang pengadilan.
Pada saat sidang, hakim berkata pada petani, “Tentu kau mempunyai timbangan?”
“Tidak, tuan hakim,” jawab petani.
“Lalu, bagaimana kau bisa menimbang mentega yang kau jual itu?” tanya hakim.
Petani itu menjawab, “Ah, itu mudah sekali dijelaskan, tuan hakim. Untuk menimbang mentega seberat satu kilogram itu, sebagai penyeimbang, aku gunakan saja roti seberat satu kilogram yang aku beli dari tukang roti itu.”

Cukup banyak contoh kekesalan kita pada orang lain berasal dari sikap kita sendiri pada orang lain.

sumber : kaskus.us

Filed under: Pendidikan , , ,

KEBENARAN SEJARAH “NUNUSAKU”

Dengan Nunu Saku di maksudkan Pohon Beringin ( Buyan Tres ) . Tetapi Nunu Saku sesuai penjelasan tradisionil lebih menyerupai pohon popythea seperti jenis yang di gambarkan oleh A.R Wallace ( Malay Archipelago 1869.p.64).

” Nunu Saku ” terbentuk dari tiga kumpulan akar yang berpijak pada tepi sebuah danau; pohon bertumbuh menutupi danau.

Dari tempat dimana akar akar-akar memusat menjadi satu, keluarlah air yang mengisi danau ( Waele Butui – Air dari alat kelamin laki-laki). Air dalam danau disebut : Nunu Wae Sane = satu satu air suci yang kudus yang hidup dan yang abadi. Dari danai ini air menghilang kedalam bumi dan melalui terowong didalam tanah muncul kembali sebagai mata air pada bagian hulu ketiga batang air, dan melalui ketiga batang air Eti – Tala – Sopalewa di antarnya air turun kemuara. Read the rest of this entry »

Filed under: ! Newsflash, Pendidikan , , , , ,

Jangan Sia-siakan Makanan

Pernahkah teman-teman membuang makanan karena rasanya tidak enak? atau tidak menghabiskan makanan yang dimakan di warung karena tempenya gosong di bagian ujung? membuang-buang air minum hanya untuk sekedar bermain-main? atau teman-teman pernah mengamati jumlah makanan yang tersisa dari suatu jamuan, yang notabene akan terbuang? begitu juga dengan air mineral kemasan yang teman-teman sajikan kepada tamu, tetapi oleh tamu-tamu kita tidak diminum sampai habis. Setelah menyaksikan gambar-gambar di bawah ini, apakah teman-teman masih akan melakukan hal-hal di atas? Read the rest of this entry »

Filed under: Gaya Hidup, Pendidikan , , , ,

Peta-peta Kuno | Cikal Bakal Peta Modern

Pemetaan merupakan dasar bagi hal-hal yang berhubungan dengan navigasi. Gambaran (yang menyerupai) sebagian dari permukaan bumi yang menggunakan kertas sebagai medianya. Gambaran tersebut sangatlah membantu bagi kita yang ingin melakukan perjalanan di darat maupun di laut. Antara lain diperlukan sebagai panduan supaya kita tidak salah melangkah, supaya tidak tersesat, mengetahui gambaran seperti lokasi atau medan yang akan kita lewati nanti, dan untuk peta yang semakin modern, kita bisa mengetahui posisi kita dengan tepat termasuk ketinggian, posisi kita pada perpotongan garis lintang dan bujur, dan informasi-informasi tentang medan di sekitar jalur kita.
Pada awalnya peta dibuat sangatlah sederhana. Gambaran dari permukaan bumi yang disajikan dalam peta sangatlah berbeda dengan yang kita kenal sekarang. Hal ini dikarenakan mereka tidaklah menggunakan acuan pencitraan satelit. Dasar yang digunakan antara lain hanyalah dari pengetahuan para pelaut yang mengelilingi pulau atau petualang yang mengelilingi pulau dengan mengikuti alur terluar pulau tersebut.

Perkembangan pengetahuan seperti penemuan pesawat terbang sangat berpengaruh pada perkembangan pembuatan peta. Peta yang paling modern saat ini adalah peta yang dibuat melalui penginderaan satelit. Dengan potret udara foto yang didapat hanya memiliki rentang luas tertentu saja akan permukaan bumi, tetapi dengan potret angkasa, citra yang didapat tentunya sangat luas dan mewakili semua permukaan bumi.

Peta Kuno

Peta Modern

Filed under: ! Newsflash, Pendidikan, Teknologi ,