Entah kenapa dengan si dia. Ketika aku membutuhkannya, dia selalu tidak di sisiku. Tetapi ketika aku sedang sama sekali tidak memerlukannya, dengan setianya dia mengikutiku kemana pun aku melangkah.
Itulah yang terjadi dengan aku pada hari ini. Karena kalkulatorku sedang dipinjam teman pada “saat yang tepat”, ketika dosen mewajibkan untuk membawa kalkulator. Akhirnya dengan segenap tenaga dan wajah memelas, aku berjalan menyusuri kelas untuk mendapatkan kalkulator pinjaman. Read the rest of this entry »
Filed under: Aku , curahan hati, kakulator






